Jakarta, 11 Mei 2026 – Pesawat angkut militer Airbus A400M Atlas milik TNI AU menjadi sorotan setelah digunakan untuk mengangkut kendaraan kepresidenan Maung MV3 Garuda Limousine milik Presiden Prabowo Subianto menuju Filipina dalam agenda KTT ASEAN di Cebu. Kendaraan taktis buatan PT Pindad itu diterbangkan langsung menggunakan pesawat jumbo strategis tersebut karena memiliki kapasitas angkut besar dan kemampuan operasional tinggi.
Pesawat Airbus A400M Atlas dikenal sebagai salah satu pesawat angkut militer tercanggih di dunia saat ini. Armada buatan Airbus Defence and Space tersebut dirancang untuk menjalankan berbagai misi, mulai dari pengangkutan logistik berat, kendaraan tempur, bantuan kemanusiaan, hingga pengisian bahan bakar di udara.
Berikut spesifikasi utama Airbus A400M milik TNI AU:
- Panjang pesawat: sekitar 45,1 meter
- Rentang sayap: 42,4 meter
- Tinggi pesawat: 14,7 meter
- Kapasitas muatan maksimum: hingga 37 ton
- Volume ruang kargo: sekitar 340 meter kubik
- Kecepatan maksimum: sekitar 802 km/jam atau 0,72 Mach
- Jangkauan terbang: hingga 8.700 kilometer
- Ketinggian operasional maksimum: sekitar 40.000 kaki
- Kapasitas personel: hingga 116 personel lengkap
- Mesin: 4 mesin turboprop Europrop TP400-D6
- Kapasitas bahan bakar: sekitar 50 ton lebih
Keunggulan utama A400M terletak pada fleksibilitas operasionalnya. Pesawat ini mampu mendarat di landasan pendek maupun semi-prepared runway, sehingga cocok digunakan di wilayah dengan infrastruktur terbatas. Selain itu, ruang kargonya cukup besar untuk membawa kendaraan taktis berat seperti Maung Garuda Limousine, helikopter ringan, hingga alat berat militer.
Indonesia sendiri telah menerima dua unit A400M untuk memperkuat kemampuan strategis TNI AU. Pesawat tersebut ditempatkan di Lanud Halim Perdanakusuma dan diproyeksikan mendukung operasi militer maupun misi nonmiliter seperti bantuan bencana dan diplomasi internasional.
Penggunaan A400M untuk membawa Maung MV3 Garuda Limousine ke Filipina juga dinilai sebagai simbol kemampuan industri pertahanan Indonesia yang mulai tampil di panggung internasional. Kendaraan buatan PT Pindad itu digunakan untuk mendukung mobilitas Presiden Prabowo selama menghadiri agenda kenegaraan di Cebu.







