Jakarta, 10 Mei 2026 – Bank Rakyat Indonesia resmi mencairkan dividen tunai senilai Rp52,1 triliun kepada para pemegang saham pada hari ini. Dalam pembagian tersebut, investor menerima dividen sebesar Rp346 untuk setiap lembar saham yang dimiliki.
Pembagian dividen jumbo ini menjadi salah satu yang terbesar di sektor perbankan nasional dan mencerminkan kinerja keuangan perusahaan yang dinilai tetap kuat sepanjang tahun buku sebelumnya. Keputusan pembagian dividen tersebut sebelumnya telah disetujui dalam rapat umum pemegang saham tahunan perseroan.
Sebagian besar dividen akan diterima pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas BRI. Dana tersebut disebut dapat menjadi tambahan penerimaan negara yang nantinya digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pembiayaan nasional.
Sementara itu, para investor ritel dan institusi juga menyambut positif pembagian dividen tersebut karena dianggap menunjukkan konsistensi BRI dalam menjaga profitabilitas dan memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.
Pengamat pasar modal menilai tingginya nilai dividen yang dibagikan mencerminkan posisi BRI sebagai salah satu bank dengan fundamental kuat di Indonesia. Selain memiliki basis nasabah besar, perusahaan juga dinilai berhasil menjaga pertumbuhan bisnis dan kualitas kredit di tengah dinamika ekonomi global.
Pembagian dividen tunai biasanya turut menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat memengaruhi pergerakan saham di bursa. Banyak investor menjadikan dividen sebagai salah satu pertimbangan utama dalam berinvestasi di sektor perbankan.
BRI menegaskan akan terus memperkuat transformasi digital, memperluas layanan keuangan, serta mendukung sektor UMKM sebagai fokus utama bisnis perusahaan ke depan. Perseroan optimistis kinerja positif dapat terus dipertahankan seiring pertumbuhan ekonomi nasional yang masih stabil.







