Jakarta, 1 September 2026 – Antusiasme masyarakat menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026 terus menunjukkan peningkatan. Penjualan tiket ajang balap motor kelas dunia tersebut dilaporkan telah mendekati 50 persen dari total target penonton yang ditetapkan penyelenggara. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyebut capaian tersebut menjadi sinyal positif menjelang pelaksanaan balapan pada 9–11 Oktober 2026. Target penonton tahun ini berada di kisaran 145 ribu hingga 150 ribu orang selama rangkaian acara berlangsung. Tingginya minat tersebut menunjukkan MotoGP Mandalika semakin memiliki tempat penting di kalangan pencinta olahraga otomotif dan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB Ahmad Nur Aulia sebelumnya menyebut penjualan tiket sudah hampir mencapai 50 persen dari target 145 ribu penonton. Angka tersebut dinilai mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan MotoGP yang memasuki tahun kelima di Mandalika. Penyelenggara juga optimistis jumlah penonton dapat terus bertambah hingga mendekati target yang telah ditetapkan. Momentum tersebut menjadi penting bagi NTB karena kehadiran penonton dalam jumlah besar memberikan dampak terhadap berbagai sektor, mulai dari akomodasi, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro dan kecil.
MotoGP Mandalika 2026 akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober. Tahun ini penyelenggara mengusung konsep yang menggabungkan balapan dengan pengalaman wisata sehingga Mandalika tidak hanya menjadi lokasi pertandingan, tetapi juga destinasi sport tourism. Kehadiran pembalap Indonesia Mario Suryo Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 turut menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton Tanah Air. Dukungan terhadap dua pembalap tersebut diharapkan semakin memperkuat gairah masyarakat untuk menyaksikan langsung balapan di sirkuit kebanggaan Indonesia.
Antusiasme terhadap ajang tahun ini sebenarnya sudah terlihat sejak penjualan tiket dibuka pada Juni lalu. Penyelenggara menawarkan skema penjualan bertahap dengan program Early Bird yang memberikan potongan harga hingga 50 persen. Setelah periode tersebut, penjualan dilanjutkan melalui Presale 1 dengan potongan hingga 30 persen dan Presale 2 dengan potongan hingga 20 persen. Strategi penjualan bertahap tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan tiket dengan harga lebih terjangkau sekaligus mendorong pembelian lebih awal. Tiket resmi juga disediakan melalui kanal penjualan yang telah ditentukan penyelenggara.
Pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat lokal agar dapat ikut merasakan atmosfer MotoGP. ITDC bersama MGPA menyediakan program diskon 50 persen bagi pemegang KTP NTB untuk sejumlah kategori tiket grandstand. Harga khusus tersebut antara lain berlaku untuk Regular Grandstand dan sejumlah kategori Premium Grandstand. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat NTB sebagai tuan rumah sekaligus upaya meningkatkan keterlibatan warga dalam penyelenggaraan ajang internasional tersebut. Kehadiran masyarakat lokal diharapkan semakin memperkuat suasana dan karakter khas MotoGP Mandalika.
Persiapan di luar kawasan sirkuit juga terus dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah wisatawan dan penonton. Pemerintah daerah bersama instansi terkait melakukan pembenahan sejumlah akses jalan, penerangan, serta fasilitas transportasi menuju kawasan Mandalika. Bandara Internasional Lombok juga dipersiapkan sebagai salah satu pintu masuk utama bagi penonton dan kru dari berbagai daerah. Opsi penambahan penerbangan serta penguatan transportasi laut turut menjadi perhatian untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas selama gelaran berlangsung. Langkah tersebut diperlukan agar peningkatan jumlah penonton dapat diimbangi dengan pelayanan yang memadai.
Tidak hanya balapan, berbagai kegiatan pendukung juga disiapkan untuk memberikan pengalaman yang lebih lengkap kepada pengunjung. Pemerintah daerah merencanakan side event berupa atraksi budaya, hiburan, serta kegiatan yang melibatkan sektor kuliner lokal. Sejumlah musisi nasional juga dijadwalkan tampil dalam rangkaian hiburan MotoGP Mandalika 2026. Aktivitas tersebut diharapkan membuat dampak ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di dalam kawasan sirkuit, tetapi turut dirasakan pelaku usaha di Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Tengah. Dengan demikian, penyelenggaraan MotoGP dapat menjadi momentum untuk memperluas manfaat pariwisata dan ekonomi bagi masyarakat NTB.
Dengan penjualan tiket yang telah mendekati separuh target dan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, persiapan MotoGP Mandalika 2026 kini memasuki tahap penting. Penyelenggara masih memiliki waktu untuk mengejar sisa target penonton sekaligus memastikan seluruh fasilitas siap digunakan. Dukungan terhadap pembalap Indonesia, program tiket khusus, serta rangkaian hiburan dan wisata menjadi sejumlah faktor yang dapat mendorong peningkatan jumlah pengunjung. Jika target penonton tercapai, MotoGP Mandalika 2026 berpotensi kembali menjadi salah satu agenda olahraga terbesar yang memberikan dampak signifikan bagi pariwisata dan perekonomian NTB.





